Langsung ke konten utama

ANALISIS SWOT SIMDIK

Analisis SWOT SIMDIK 



Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh...

kembali lagi in my blog, kali ini saya akan kembali membahas mengenai analisis SWOT tentang SIMDIK hampir sama dengan tema blog pertama saya yang juga mengenai SIM hanya mengenai 8 standar nasional pendidikan. namun pada blog kali ini saya akan membahas dalam lingkup lebih besar lagi mengenai SIMDIK ini.



√ Sistem Informasi Manajemen: Materi, Manfaat, Tujuan, Contoh SIM



Apa itu Sistem Informasi Manajemen Pendidikan?


1.             Sistem informasi manajemen pendidikan adalah sebuah sistem informasi untuk kebutuhan manajemen lembaga pendidikan sekolah, yaitu TK, SD, SMP, dan SMA. SIMDIK juga diarncang sesuai denngan standar JARDIKNAS (departeme pendidikan). Berikut akan dibahas mengenai SIMDIK di sekola formal maupun informal di indonesia melalui metode analisis SWOT.

Analisi SWOT SIMDIK di indonesia
Karena sudah sebagian besar pendidikan di indonesia untuk sekolah formal maupun informal sudah menggunakan SIMDIK, walaupun ada yang belum sepenuhnya menerapkan SIMDIK dengan sempurna di segala aspek di sekolah tersebut. Maka, kini akan sedikit dipaparkan keuntungan, kelemahan, peluang, dan ancaman apa yang akan timbul jika menggunkan SIMDIK disekolah tersebut.

Cara Membuat Analisis SWOT Untuk Perusahaan Startu – JojoBlog

Strength (S) :
1.      Keuntungan dalam menerapkan SIMDIK dalam pengelolaan sekolah, dengan menggunakan SIMDIK dapat memantau perkembangan pendidikan secara akurat, semisal dalam mengelola administrasi internal. Selain mempermudah proses pengelolaan data, sistem informasi ini juga memperkecil biaya operasional yang harus dikeluarkan oleh lembaga terkait karena SIMDIK hanya cukup dengan koneksi internet saja.
2.      Dengan menerapkan SIMDIK diproses pembelajaran, sehingga keuntungan yang didapatkan siswa yaitu siswa akan lebih paham akan materi yang disampaikan oleh guru karena materi tidak hanya bersumber dari teks tetapi juga bersumber dari audio visual, pembelajaran juga dapat dilakukan dalam jarak jauh melalui internet atau yang dikenal dengan e-learning sehingga proses pembelajaran lebih menarik dan optimal, selain itu secara tidak langssung siswa akan mendapat pembekalan pengetahuan tentang teknologi informasi.
3.      Sebagai komplemen atau pelengkap bila materi pembelajaran pada sistem informasi diprogramkan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima peserta didik di dalam kelas.
4.      Sebagai media penyimpanan terbesar, dengan menerapkan SIMDIK lembaga pendidikan akan mempunyai wadah penyimpanan yang mampu menimpann data/informasi dalam jumlah yang sangat besar, baik itu dalam bentuk ruang yang kecil namun pengguna dapat dengan mudah untuk mengaksesnya sehingga menghemat pengeluaran dana untuk hal tersebut.
5.      Dengan penggunaan teknologi informasi, manajemen sekolah dapat diselenggarakan secara lebih efisien, efektif, akuntabel, dan transparan.

Weakness (W)
1.    Karena semua hal dalam pengumpulan data, pengawasan, pengelolaan sudah dilakukan oleh komputer sehingga manusia hanya perlu mengadakan hardware, menjalankan software, dan memenuhi prosedur. Hal ini ternyata berpengaruh pada lingkungan sosial, seperti kebutuhan akan tenaga kerja berkurang sehingga dapat menambah angka pengangguran di indonesia
2.    Membuat manusia ketergantungan kepada sistem informasi manajemen tersebut, sehingga mengesampingkan rasionalitas manusia itu sendiri.

Opportunity (O)
1.    Adanya indikasi penyalahgunaan sistem informasi yang canggih, maksudnya adalah data data tersebut diharuskan memiliki keamanan yang canggih guna untuk menghindari kehilangan data/informasi penting tersebut dari orang orang yang memiliki niat buruk dan menguntungkan diri sendiri.
2.    Mengurangi penyelewengan dana dalam hal ini gaji untuk pendidik yang sekarng sudah via transfer dari pemerintah langsung.
3.    Peluang dengan penggunaan sistem informasi bagi lembaga yang menggunakan  secara tak langsung dapat meningkatkan nilai lembaga tersebut dikarenakan sudah menggunakan sistem manajemen modern.

Threat (T)
1.    Karena semua data/informasi sudah by sistem maka tantangan yang akan dihadapi oleh sekolah adalah kerusakan hardware tersebut (komputer) karena kebanyakan sekolah di indonesia sistem pengelolaan datanya masih local cost (hanya berada di satu komputer), sehingga jika komputer tersebut rusak makan data/informasi tersebut akan hilang. Maka dari itu mungkin pihak sekolah bisa menduplikat data/informasi tersebut dan di simpan dalam komputer yang berbeda sehingga jika ada kerusakan seperti itu pihak sekolah masih mempunyai data/informasi duplikatnya.

Solusi :
1.    Dengan memberikan pegamanan yang canggih untuk mencegah terjadinya perentasan data/informasi penting sekolah oleh orang lain.
2.    Untuk mencegah kehilangan data akibat komputer rusak tidak hanya dapat dicegah dengan menduplikat data/informasi tetapi dapat digantikan dengan multiuser sehingga data/informasi tersebut sudah terhubung dengan internet sehingga data/informasi bisa diakses dimanapun dan kapanpun selama pengakses mempunyai hak akses.
3.  karena kebutuhan akan pekerja menjadi berkurang sehingga satu satunya cara dengan meningkatkan kualitas diri kita sendiri khususnya dalam penguasaan penggunaan teknologi. 




Komentar